Potensi Pertanian Desa Wonoharjo-Pangandaran


Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran memiliki tanah yang sangat baik untuk di tanami berbagai macam tanaman. Kesuburan tanah ini bisa dimanfaatkan oleh petani untuk bercocok tanam berbagai jenis tanaman. Misalnya saja tanaman sejenis umbi-umbian, kelapa, padi dan sebagainya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Nurmahudda dalam kelompok kerja laporan ekologi seputar Pantai Pangandaran di tahun 2014 yang ada pada alamat situs www.slideshare.net/mobile/nurmahudda, desa ini memiliki intensitas cahaya matahari kisaran 466-694 lux, ketinggian tempat 0-5 mdpl, suhu udara berkisar 31 ° -34 ° C, kelembapan udara 63.4% -70% dengan pH tanah 5.4-68. Dengan mencermati data tersebut, banyak keuntungan yang dapat diperoleh oleh petani Wonoharjo untuk bercocok tanam semisal tanaman singkong.

Seperti yang kita ketahui singkong adalah tanaman perdu subtropika yang bagian umbinya populer luas untuk makanan pokok penghasil zat karbohidrat dan daunnya dijadikan sayuran. Singkong juga bisa dijadikan tepung. Tepung dari singkong juga bisa dimanfaatkan guna menggantikan posisi tepung gandum.

Selain itu pula, kebutuhan akan singkong semakin meningkat dengan tingginya jumlah rumah produksi makanan ringan dengan bahan baku singkong diberbagai daerah khusunya Jawa Barat. Hal ini tentunya menjadi salah satu potensi Desa Wonoharjo dalam bidang pertanian sebagai desa penghasil singkong dari Pangandaran.

Namun pada faktanya, para petani di desa ini belum bisa mampu memaksimalkan lahan pertanian atau perkebunannya untuk menanam tanaman singkong secara besar-besaran. Meskipun untuk saat ini, ada juga petani yang menanamnya–masih dalam jumlah sedikit.

Petani Desa Wonoharjo Kabupaten Pangandaran
Foto: Tanaman Singkong Petani Di Desa Wonoharjo-Kabupaten Pangandaran

Ada beberapa usaha yang dikembangkan oleh petani di Desa Wonoharjo dalam hal ini. Misalnya saja, masih mengadakan penyuluhan tentang prospek dari tanaman singkong. Hal ini dikarenakan banyak petani yang belum tahu peluang besar dari singkong. Kemudian diadakannya pelatihan manajemen bisnis hasil panen dari jenis umbi yang satu ini.

Jika anda memiliki minat menanam singkong, disini penulis mencoba memberi sedikit panduan cara menanam tanaman singkong yang berasal dari situs pertanian & perkebunan (www.limco.com). Seperti tata cara adalah sebagai berikut:

1. Area Lahan

Budidaya singkong diawali dengan langkah mencangkuli lahan yang sedang dipakai guna penanaman. Tak hanya cangkul, Anda juga bisa memakai mesin semisal traktor. Singkong adalah tumbuhan yang berkembang dengan tingkat keasaman atau pH 5-8, karena itu Anda harus menyamakan keasamannya yang sudah dipakai. Sebelum dipakai guna menanam berilah pupuk kandang lebih dulu. Ini bisa jadi nutrisi yang ada di tanah makin lebih baik.

2. Pembibitan

Dalam pembibitannya, singkong tak membutuhkan media tambahan misal polybag maupun lainnya. Tak hanya itu prosesnya pun tak bakal lama. Langkah menanamnya dengan memangkas batang pohon pilihan ukuran 20 cm. Nanti batang pohon ini bakal tumbuh jadi pohon singkong baru yang besar. Maka batang singkong yang telah dipotongi dapat langsung guna dilakukan penanaman.

3. Penanaman

Penanaman pohon singkong bisa anda lakukan cukup dengan menancapkan batang maupun bibit yang tersedia di lahan budidaya. Yang harus diperhatikan pada penanaman singkong ini adalah jarak antara bibitnya. Beri sedikit jarak antar bibit sampai 60-80 cm agar akarnya nanti bisa berkembang secara baik. Tak hanya itu Anda juga harus menentukan arah tunas. Arah tunas pohon ini bisa dipastikan dengan melihat pada terjang yang ada di tonjolan bekas daun yang jatuh. Tunas begitulah yang menghadap ke atas karena kalau tunas terbaik jadi singkong pula bakal tumbuh kebawah dan tidak ideal.

4. Perawatan

Guna melakukan perawatan bagi pohon singkong hanya dengan pemupukan. Proses pemupukan ini dikerjakan pada 4 minggu sekali penanaman. Pertanda dari umur umur tanaman ini pada tunas tanaman yang memiliki 5-7 helai daun. Berilah pupuk semisal urea, tsp serta kcl dengan dosis yang sesuai peraturan yang tercantum pada kemasannya.

5. Pemanenan
Singkong bisa dipanen saat pertumbuhan daun bawahnya sudah mulai mengurang. Pada Warna daun mulai agak menguning dan banyak yang berontokan.

Umur panen singkong sudah harus siap 6-8 bulan guna varietas Genjah dan 9-12 bulan guna varietas dalam. Tanaman singkong dipanen dengan mencabuti pada batangnya serta umbi yang masih tertinggal bisa diambil pakai cangkul / garpu tanah.

Mari bersama-sama membangun Kabupaten Pangandaran dari berbagai potensi yang ada di desa-desa yang ada di Pangandaran. Baik ITU Potensi Dari lini maritim, Pariwisata, ataupun pertanian guna meningkatkan taraf Hidup ‘masyarakat Pangandaran PADA khususnya.

 

Salam Pangandaran .. !!!

Salam Petani … !!!

Artikel Lainnya

Leave a Comment