Destinasi Alam Dataran Tinggi : Sutra Reregan Pangandaran

Kabupaten Pangandaran dari dulu sudah terkenal dengan keindahan pantainya. Banyak sekali pengunjung lokal ataupun mancanegara yang datang untuk berwisata ke Kabupaten Pangandaran di hari liburan. Banyak pantai-pantai yang ada di Kabupaten Pangandaran yang dapat dikunjungi oleh para wisatawan. Misalnya Pantai Timur Pangandaran, pantai barat Pangandaran, pantai batu hiu, pantai karapyak, pantai karang nini, pantai batu karas dan lain-lain.

Selain menawarkan keindahan gugusan pantai, Kabupaten Pangandaran pun memiliki ‘menu’ wisata berupa objek wisata alam. Seperti objek wisata yang ada di Desa Selasari yang terletak di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Jawa Barat dengan luas wilayah 1.935 Ha dan berada di ketinggian 300mdpl. Di wilayah tersebut mempunyai batuan kars serta terdapat beberapa gua yang bisa dikunjungi para wisatawan.

Objek wisata alam ini lebih dikenal dengan nama Sutra Reregan Selasari. Panorama alam pegunungan yang masih begitu asri bisa memberikan nuansa yang berbeda dengan kawasan wisata lain yang berada di kawasan objek wisata Kabupaten Pangandaran. Artinya, wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran, kini tidak hanya menikmati wisata pantai saja, tetapi ada tambahan destinasi alam di dataran tinggi Kabupaten Pangandaran. Untuk mencapai sutra reregan selasari, wisatawan hanya membutuhkan waktu 15  menit  dari pusat Kota Parigi, baik menggunakan roda dua ataupun roda empat.

Di sutra reregan tedapat banyak sekali goa, oleh karenanya ada pula yang memberi jargon “Wisata Goa Desa Selasari Pangandaran”. Objek wisata yang baru diresmikan oleh Bupati Pangandaran pada awal 2014 ditemukan lebih dari 90 Goa. Diantaranya 15 Goa yang terletak di pusat wisata Sutra reregan di Dusun Salakambang. Ada 8 goa yang bisa di Kunjungi oleh para wisatawan yakni Goa Sutra Reregan, Goa Panggung, Goa Peteng, Goa Panjang, Goa Parat, Goa Lanang, Goa Gede dan Goa Citalun–berdasarkan hasil survey.

Bagi Anda yang menyukai eksotisme sebuah Goa, anda bisa menelusuri 8 Goa yang terdapat di Desa ini. Dari 8 gua tersebut masing masing memiliki ciri khas atau keunikannya tersendiri, keunikan yang bisa Anda temukan sendiri saat berkunjung ke Goa-Goa tersebut. Dan objek wisata ini pun menyediakan pemandu wisata untuk menemani Anda menyelusuri goa.

Goa-goa ini begitu unik dan sayang jika dilewatkan. Mulai dari goa terpendek sepanjang 50 meter hingga yang goa terpanjang sekitar 300 meter kedalamannya.  Selain alamnya yang masih asri, di dalam goa tersebut  dihiasi ornamen batu stalagmit dan stalagtit  atau batu kapur yang mengerucut membentuk hiasan alami. Batu stalagmit yang tersebut masih alami yang sebelumnya belum pernah tereksploitasi tangan jail manusia. Sebab lokasi gua tersebut terletak di tengah hutan dan masih jarang dijamah manusia.

Desa Selasari juga memiliki sungai yang cocok untuk kegiatan arung jeram, air terjun, hutan konservasi yang masih asri. Juga situs-situs budaya, seperti Kampung Buhun, Tapak Ki Jonggrang, Tapak Budha, Batu Putih (Batu Bagong). Juga terdapat jejak peninggalan sesepuh Sunda masa lalu sepert Eyang Gede, dan Mbah Jagaraksa.

Menelusuri  Goa tidak hanya menjadi salah satu keunikan dari Desa Selasari ini. Body Rafting di sungai yang
ada di Desa Selasari ini menjadi wahana yang bisa dicoba dan tentunya membawa kesan tersendiri bagi wisatawan. Ada dua lokasi tempat Body Rafting atau Water Tubing, rafting dengan kategori mudah berada di Goa Lanang dan kategori sulit berada di Santirah. Jika anda sudah pernah mencoba Body Rafting di Green Canyon, maka Anda harus mencoba Body Rafting di Desa ini karena tidak kalah serunya dengan Green Canyon.

Jangan lupa selalu berhati-hati ketika berwisata. Jangan hanya mengedepankan kesenangan, namun tidak memperdulikan keselamatan..

Salam Wisata…!!!

Artikel Lainnya

Leave a Comment